This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Kamis, 14 April 2016

Besaran Pokok, Turunan dan Dimensi

Besaran pokok adalah besaran dasar yang telah ditetapkan dan dapat berdiri sendiri tanpa menurunkannya dari besaran-besaran lainnya.

Besaran turunan adalah besaran yang diturunkan dari satu atau lebih besaran-besaran pokok.


Dimensi adalah suatu cara menunjukkan bagaimana suatu besaran tersusun dari besaran-besaran pokok.
  • Besaran Pokok

  • Besaran Turunan




Contoh :
      Gaya tarik-menarik antara dua benda yang massanya m1 dan m2 dan terpisah sejauh r dapat dinyatakan dengan F = G m1m2/rkuadrat, dengan G adalah suatu konstan, maka dimensi G adalah ....

   jawab

 F = G m1m2 / r2

G = F r2 / m1 m2

Nyatakan dalam satuan besaran pokok :

G = (kg m/s2)(m2) / kg kg
       = m3/ s2kg

Maka, dimensi dari satuan ini adalah M-1L3T-2


.....Terimakasih.....




Rabu, 13 April 2016

Cara Memberi Jam Pada Blog



  •          Klik HTML Embed Tag > Copy semua code

  •          Lalu buka akun Blog anda
  •          Pilih menu tata letak > Add gadget > Html/Javascript > Paste code tadi yang di ambil > Klik Save

  •         Kemudian lihat hasilnya



Semangat :) !!!

Sistem Eksresi Pada Hati Manusia

            Hepar (hati) adalah kelenjar terbesar dalam tubuh dengan berat sekitar 1300-1550 gram dan berwarna merah cokelat, mempunyai banyak pembuluh darah serta lunak. Hepar berbentuk baji dengan permukaan dasarnya pada sisi kanan dan puncaknya pada sisi kiri tubuh, terletak di kuadran kanan atas abdomen (hipokondria kanan). Permukaan atasnya berbatasan dengan diafragma dan batas bawahnya mengikuti pinggiran kosta kanan.

Hepar terdiri dari:
  • Lobus kiri dan lobus kanan, dengan lobus kanan lebih besar dibandingkan dengan lobus kiri.
  • Lobulus. Hepar disusun oleh lobulus-lobulus kecil dan tersusun dalam kolom.
  • Vena sentralis pada bagian tengah tiap lobulus. Vena bergabung menjadi vena yang lebih besar dan membentuk vena hepatika yang kemudian menuju ke dalam vena kava inferior
  • Lakuna, yaitu ruangan yang memisahkan antara satu lobulus dengan lobulus lainnya.

Proses Pembentukan Getah Empedu

            Getah empedu merupakan hasil dari perombakan hemoglobin sel darah merah (eritrosit) yang telah tua. Proses pembentukan getah empedu terjadi di dalam sinusoid yang banyak terdapat di dalam hati. Pertama-tama, hemoglobin dirombak menjadi hemin (kristal), zat besi (Fe), dan globin. Zat besi dan globin disimpan di dalam hati, kemudian dikirim ke sumsum tulang merah untuk membentuk antibodi atau hemoglobin baru. Sedangkan hemin dirombak menjadi bilirubin dan biliverdin. Kedua zat tersebut kemudian menjadi zat warna empedu yang berwarna hijau biru.
Fungsi hati
  • Menetralisir racun sehingga tidak membahayakan tubuh, kemudian racun ini dikeluarkan melalui urine
  • Mengubah glukosa menjadi glikogen untuk mengatur kadar gula dalam darah
  • Sebagai alat ekskresi yang mengeluarkan warna empedu dan urine. Setiap hari, hati menghasilkan empedu mencapai ½ liter
  • Tempat sintesis beberapa zat. Hati menghasilkan enzim arginase yang mengubah arginin menjadi ornifin dan urea. Ornifin yang terbentuk dapat meningkatkan NH3 dan CO2 yang bersifat racun
  • Hati menghasilkan empedu yang berasal dari hemoglobin sel darah merah yang telah tua. Empedu disimpan di dalam kantung empedu dan merupakan cairan hijau serta berasa pahit. Empedu mengandung kolesterol, garam empedu, garam mineral, dan pigmen bilirubin dan biliverdin. Empedu ini berfungsi untuk mencerna lemak agar mudah diserap tubuh, membantu daya absorpsi lemak di usus, mengaktifkan enzim lipase, dan mengubah zat yang tidak larut dalam air menjadi zat yang larut dalam air
  • Hati merombak sel-sel darah merah yang sudah tua. Hemoglobin dalam darah tersebut dipecah menjadi zat besi, globin, dan heme. Zat besi dan globin dipakai kembali untuk menghasilkan sel darah merah yang baru. Sedangkan, heme dirombak menjadi bilirubin dan biliverdin yang berwarna hijau biru. Zat warna empedu ini mengalami oksidasi di dalam usus menjadi urobilin yang memberi warna kekuningan pada feses dan urine


Penyakit Pada Hati
  • Hepatitis adalah radang hati. Penyebab penyakit hepatitis yang utama adalah serangan virus yang dapat menular melalui makanan, minuman, jarum suntik dan transfusi darah. Hepatitis yang disebabkan oleh virus hepatitis B lebih berbahaya daripada hepatitis yang disebabkan oleh virus hepatitis A. Hepatitis biasanya terjadi karena virus, terutama salah satu dari kelima virus hepatitis, yaitu A, B, C, D atau E. Hepatitis juga bisa terjadi karena infeksi virus lainnya, sepertimononukleosis infeksiosa, demam kuning dan infeksi sitomega.
  • Batu Empedu, penyebab utama munculnya batu empedu diduga akibat adanya ketidakseimbangan antara kolesterol dan senyawa kimia dalam cairan empedu. Serpihan kristal yang terbentuk akan berkembang menjadi batu dan biasanya dalam waktu bertahun-tahun. Penimbunan senyawa kimia yang umumnya terdapat dalam kantong empedu saat batu tersebut terbentuk adalah kolesterol dan bilirubin (limbah dari penghancuran sel darah merah). Hampir 80 persen batu empedu berbahan dasar kolesterol dan sekitar 20 persen berbahan dasar bilirubin. Bilirubin adalah suatu pigmen yang ditemukan dalam cairan empedu. 
  • Penyakit Kuning disebabkan karena tingginya kadar bilirubin pada tubuh manusia. Dapat terjadi pada kulit atau bagian putih pada mata
  • Fatty Liver (Perlemakan Hati) disebabkan oleh pengumpulan lemak yang berlebihan di dalam sel-sel hati, atau dapat disebabkan oleh alkohol, diabetes, serta hipertensi
  • Kanker Hati disebabkan akibat tidur terlalu malam dan bangun terlalu siang, pola makan yang berlebihan, dan minyak goreng yang tidak sehat
  • Sirosis Hati ada banyak penyebab sirosis. Penyebab paling umum adalah kebiasaan meminum alkohol dan infeksi virus hepatitis C. Sel-sel hati Anda berfungsi mengurai alkohol, tetapi terlalu banyak alkohol dapat merusak sel-sel hati. Infeksi kronis virus hepatitis C menyebabkan peradangan jangka panjang dalam hati yang dapat mengakibatkan sirosis. Sekitar 1 dari 5 penderita hepatitis C kronis mengembangkan sirosis. Tetapi hal ini biasanya terjadi setelah sekitar 20 tahun atau lebih dari infeksi awal.


Sumber :


SISTEM EKSKRESI KULIT MANUSIA

          Ekskresi adalah proses pembuangan sisa metabolisme dan benda tidak berguna lainnya.

Sistem Eksresi Kulit
         Sebagai alat ekskresi kulit berfungsi mengeluarkan keringat. Kelenjar keringat menyerap air dan garam dari darah di pembuluh kapiler. Keringat yang dikeluarkan melalui pori-pori kulit akan menyerap panas tubuh sehingga suhu tubuh tetap stabil. Pada keadaan normal, tubuh mengeluarkan keringat sebanyak 50 ml setiap jam. 

Struktur Kulit
Epidermis
            Epidermis terdiri atas beberapa lapis berikut.
a)      Stratum korneum (lapisan tanduk).
Stratum korneum merupakan lapisan kulit yang paling luar, tersusun dari sel-sel mati yang bersifat keras, tahan terhadap air, dan selalu mengelupas (deskuamasi). Lapisan ini akan mengalami pembaruan selama proses keratinisasi (pembentukan zat tanduk/keratin).
b)      Stratum lusidum
Stratum lusidum tersusun dari selsel yang tidak berinti dan berfungsi mengganti stratum korneum.
c)      Stratum granulosum
Stratum granulosum tersusun dari sel-sel yang berinti dan mengandung pigmen melanin.
d)     Stratum germinativum
Stratum germinativum tersusun dari sel-sel yang selalu membentuk sel-sel baru ke arah luar.
Dermis
            Dermis merupakan lapisan yang terletak di bawah epidermis. Lapisan yang biasa disebut jangat ini di dalamnya terdapat akar rambut, pembuluh darah, kelenjar, dan saraf. Kelenjar yang terdapat di lapisan ini adalah kelenjar keringat (glandula sudorifera) dan kelenjar minyak (glandula sebasea). Kelenjar keringat menghasilkan keringat yang di dalamnya terlarut berbagai garam, terutama NaCl. Keringat dialirkan melalui saluran kelenjar keringat dan dikeluarkan dari dalam tubuh melalui pori-pori. Di dalam kantong rambut terdapat akar rambut dan batang rambut. Kelenjar minyak menghasilkan minyak yang berfungsi meminyaki rambut agar tidak kering.
            Rambut dapat tumbuh terus karena mendapat sari-sari makanan dari pembuluh kapiler di bawah kantong rambut. Di dekat akar rambut terdapat otot penegak rambut. Di bawah dermis terdapat jaringan lemak atau lapisan hipodermis. Jaringan lemak berfungsi sebagai makanan cadangan, pelindung tubuh terhadap benturan, dan menahan panas tubuh.
            Di dekat akar rambut terdapat otot penegak rambut. Di bawah dermis terdapat jaringan lemak atau lapisan hipodermis. Jaringan lemak berfungsi sebagai makanan cadangan, pelindung tubuh terhadap benturan, dan menahan panas tubuh.
Hipodermis
            Hipodermis adalah salah satu lapisan dari bebarapa lapisan yang terdapat pada kulit. Hipodermis ini merupakan lapisan kulit lemak atau jaringan ikat yang merupakan rumah dari kelenjar keringat dan lemak dan juga sel-sel kolagen. Lapisan Hipodermis ini dikenal juga sebagai sebagai jaringan subkutis atau subkutan. Lapisan kulit ini merupakan lapisan yang paling dalam dan mengandung pembuluh darah dan limfia, serta saraf yang berjalan sejajar dengan permukaan kulit. Lapisan ini mengandung banyak jaringan lemak. Hipodermis mempunyai tanggung jawab pada tubuh untuk menjaga kestabilan panas pada tubuh manusia dan melindungi organ internal vital dalam tubuh manusia.
            Di dekat akar rambut terdapat otot penegak rambut. Di bawah dermis terdapat jaringan lemak atau lapisan hipodermis. Jaringan lemak berfungsi sebagai makanan cadangan, pelindung tubuh terhadap benturan, dan menahan panas tubuh.

Proses Pembentukan Keringat 
Bila suhu tubuh kita meningkat atau suhu udara di lingkungan kita tinggi, pembuluh-pembuluh darah di kulit akan melebar. Hal ini mengakibatkan banyak darah yang mengalir ke daerah tersebut. Karena pangkal kelenjar keringat berhubungan dengan pembuluh darah maka terjadilah penyerapan air, garam dan sedikit urea oleh kelenjar keringat. Kemudian air bersama larutannya keluar melalui pori-pori yang merupakan ujung dari kelenjar keringat. Keringat yang keluar membawa panas tubuh, sehingga sangat penting untuk menjaga agar suhu tubuh tetap normal.

Penyakit Pada Kulit
  • Campak atau Rubeola : infeksi yang disebabkan oleh virus yang berkembang dalam sel di daerah tenggorokan dan paru paru.
  • Jerawat : terhalangnya pori pori pada tubuh oleh minyak, kulit mati, dan atau bakteri.
  • Kudis : salah satu jenis penyakit kulit yang disebabkan karena serangan tungau atau kutu kecil. Jenis kutu kecil yang sering disebut dengan istilah sarcoptes scabiei. 
  • Herpes :  jenis penyakit kulit yang disebabkan oleh virus. Herpes dapat menyebabkan kulit menjadi ruam. Penyebab penyakit herpes adalah virus varisella. 
  • Panu : penyakit kulit yang disebabkan karena infeksi jamur yang menyerang pada bagian pigmen kulit.
  • Bisul : gangguan infeksi kulit yang berbentuk benjolan, memerah dan mengalami pembengkakan, yang disebabkan infeksi bakteri stafilokokus aureus.
  • Kutil : benjolan pada kulit yang disebabkan oleh Human Papillomavirus (HPV).
  • Impetigo : kondisi kulit menular, yang disebabkan oleh dua bakteri - streptococcus aureus dan staphylococcus pyogenes. 
  • Harpes Stomatitis : pembengkakan didalam mulut yang terjadi pada gusi, lidah, bibir, maupun pipi bagian dalam. Penyakit ini  disebabkan oleh infeksi virus Herpes Simplex 1 (HSV1).
  • Moluscum Contagiosum : infeksi kulit yang disebabkan oleh virus. Virus penyebabnya dinamakan Virus Molluscum, menghasilkan tumor jinak atau benjolan pada bagian atas dari kulit.

Hub suhu
            Pada saat cuaca dingin tubuh  akan lebih sering mengeluarkan Urine , karena pada suhu dingin pori-pori kulit menjadi mengecil sehingga membuat tubuh tidak mengeluarkan keringat , untuk mencegah terjadinya hipotermia, maka hormon eksokrin mengontrol suhu tubuh dengan mengeluarkan sisa metabolisme garam {Natrium , kalsium} berupa "Urin" hal ini berguna untuk menjaga keseimbangan suhu tubuh.
             Sebaliknya saat cuaca panas suhu tubuh akan meningkat yang dikarenakan oleh suhu darah yang meningkat, oleh karena itu hipofisis mengirimkan sinyal ketubuh agar melebarkan saluran darah, ketika itu maka darah akan menguapkan kandungan air dalam darah sehingga suhu darah berkurang , dengan berkurangnya suhu didarah maka berkurang juga suhu pada tubuh , Oleh karena itulah kita "Berkeringat" jantung menjadi lebih cepat berdetak yang dikarenakan darah yang semakin kental akibat kehilangan cairan pada darah.

            Pada umumnya tubuh akan mengeluarkan keringat saat mendapat rangsangan panas, baik dalam tubuh maupun temperatur udara, atau akibat adanya rangsangan emosi, seperti takut, gugup atau cemas. Dan menjadi salah satu mekanisme pertahanan tubuh, untuk mempertahankan kelembaban kulit.
            Survei yang dilakukan di Amerika menemukan, 66 persen orang sadar akan berkeringat karena gugup, 49 persen karena kelebihan berat badan dan 25 persen karena merasa kurang sehat.
            Keringat diproduksi oleh kelenjar keringat di lapisan epidermis, melalui kulit.
Di dalam tubuh, kelenjar keringat ada dua macam, masing-masing memiliki perbedaan dalam komposisi keringat yang dihasilkan, begitu juga dengan fungsinya:
Kelenjar keringat ekrin
            Kelenjar keringat ini tersebar di seluruh permukaan tubuh, tapi lebih banyak di telapak tangan, telapak kaki, dan wajah. Keringat yang dihasilkan adalah air yang mengandung berbagai macam garam, dan berfungsi sebagai pengatur suhu tubuh.
Kelenjar keringat apokrin

            Kelenjar keringat ini menghasilkan keringat yang mengandung lemak. Letaknya berada pada ketiak dan sekitar alat kelamin. Aktivitas kelenjar ini menghasilkan bau dari bakteri yang memecah komponen organik, di keringat yang dihasilkannya.


Terimakasih
Semoga Bermanfaat :) Fighting !!

Senin, 11 April 2016

Belajar Hangul, Angka dan Kosa Kata Korea Berserta Artinya

Belajar Hangul

Jamo (자모) yaitu unit yang membentuk abjad Hangeul . Ja berarti huruf atau karakter, dan mo berarti ibu. Dengan kata lain jamo sebagai pembentuk tulisan Hangeul. 


Contoh :
  • ㄱ + ㅣ + ㅁ = 김 dibaca Kim
  • ㅏ + ᆫ = 안 dibaca An 
  • ㅏ + ᆫ +ㅣ= 아니 dibaca Ani


Belajar Angka dalam Bahasa Korea


Contoh :
a)      (Pure korea) 11 =
        10 ( / yol ) + 1 (하나 / hana )
             => 11 ( 하나 / yol hana )

b)      (Sino Korea) 11 =
        10 ( /sib ) + 1 ( / il )
             => 11 ( / sibil )

Kosa kata
Adik : 동생 (dongsaeng)
Ayah : 아버지 (abeoji)
Ayo : 어서 (eoseo)
Bagaimana : 어떻게 (eotteohge)
Cantik : 예쁜 (yeppeun)
Cepat : 빨리 (ppalli)
Cinta : 사랑 (salang)
Dimana : 어디(eodi)
Esok : 내일 (naeil)
Ganteng : 생긴 (jal saeng-gin)
Hai : 안녕 (annyeong)
Ibu : 어머니 (eomeoni)
Jujur : 정직한 (jeongjighan)
Kakak Laki-Laki : 오빠 (oppa) untuk adik perempuan/, (hyeong, hyung) untuk adik laki-laki
Kakak Perempuan : 누나 (nuna) untuk adik laki-laki / 언니 (eonni) untuk adik perempuan
Kakek : 할아버지 (hal-aboeji)
Kamu : 당신 (dangsin)
Kapan : (ttae)
Terimakasih : 감사합니다 (gamsahabnida)
Karena :  때문에 (ttaemun-e)
Sakit : 아픈 (apeun)
Baik : 좋은 (joh-eun)
Bibi : 아줌마 (ajim-ma)
Paman : 아저씨 (ajoessi)
Tidak : 아니 (ani)
Ya : (ye)
Seratus : (baeg)
Sungguh : 정말로 (jeongmal-lo)
Bohong : 거짓말 (geojis-ma)
Malam : (bam)
Hujan : (bi)
Pagi : 아침(achim)
Siang : 정오 (jong-o)
Selamat : 축하합니다 (chukhahabnida)
ulang tahun : 생일 (saeng-il)
selamanya : 영원히 (yeongwon-hi)
seumur hidup : 수명 (sumyeong)
tua : 오래 (orae)
bodoh : 바보 (babo)
pintar : 스마트 (semateu)
hidup : 생활 (saengwal)
jam : 시간 (sigan)
Hati : 마음입니다 (maem-ibnida)
Pelan : 조용히 (joyong-hi)
Runtuh : 붕괴 (bung-goe)
Menunggu :  기다립니다 (gidaribnida)
Kesepian : 외로운 (oeloun)
Tanpa : 없이 (eobs-i)
Hari : (il)
Gelap : 어두운 (eoduun )
Berputar : 회전 (hoejeon)
Maaf : 미안 해요 (mian haeyo)
Nama : 이름입니다 (ileum-ibnida)
Anak : 어린이 (eolin-i)
Bayi : 아기 (agi)
Lagi : 다시 (dasi)
Ingatan : 기억 (gieog)
Menangis : 울고 (ulgo)
Disini : 여기 (yeogi)
Disana : (ga)
Jangan : 않습니다 (anhseubnida)
Waktu : 시간 (sigan)
Berakhir : 끝납니다 (kkeutnabnida)
Sejak : 입니다 (ibnida)
Takdir : 운명 (unmyeong)
Bersembunyi : 숨어 (sum-eo)
Memisahkan : 분리한다 (bunlihanda)
Kita : 우리 (uli)
Berdua : 모두 (modu)
Berpasangan : (ssang)
Pacar perempuan : 여자 친구 (yeoja chingu)
Pacar laki : 남자 친구 (namja chingu)
Kencan : 데이트 (deiteu)

Semoga Bermafaat :) FIGHTING!!